Banyak orang sudah mengenal manfaat kulit manggis, namun musim manggis segera berlalu, itu berarti bahwa mengkonsums kulit manggis, mau tidak mau, suka tidak suka, akan segera beralih dari mengkonsumsi air rebusan kulit manggis segar menjadi mengkonsumsi kulit manggis kering. Tetapi kemudian pasti bertanya-tanya apa bedanya ya, mengkonsumsi kulit manggis segar dengan kulit manggis kering. Mana yang sebaiknya dipilih ya….berbagai pertanyaan berkecamuk dalam pikiran, menimbang kelebihan dan kekurangan atau untung rugi mengkonsumsi kulit manggis segar dan kering.

Mengkonsumsi kulit manggis bisa dilakukan dengan beberapa cara, yaitu:

  1. Air rebusan kulit manggis segar
  2. Puding kulit manggis
  3. Wedang kulit manggis, yang dibuat dari segenggam kulit manggis kering direbus dengan air 3 gelas dengan ditambah madu untuk mengurangi rasa sepat kulit manggis
  4. Seduhan bubuk kulit manggis
  5. Jus kulit manggis
  6. Kopi kulit manggis, setelah kulit manggis kering kemudian ditumbuk dan disangrai menjadi kopi. Dikonsumsin dengan cara direbus ataupun diseduh dengan ditambah madu.
  7. Kapsul kulit manggis, cara paling praktis dalam mengkonsumsi kulit manggis.

Apakah lebih baik mengkonsumsi kulit manggis segar atau kering dan herbal pendukungnya, bukan ditentukan oleh jenis penyakitnya sebagaimana mengkonsumsi daun sirsak tetapi lebih ditentukan oleh kemampuan pencernaan dalam mengabsorb dari kulit manggis, sebagaimana disampaikan oleh Guru Besar Farmasi Universitas Indonesia, Prof dr Sumali. Menurut herbalis Paulus sebagaimana dimuat dalam majalah trubus bulan Januari 2012, bila system pencernaan kurang baik makan sebaiknya mengkonsumsi air rebusan kulit manggis segar. Jika system pencernaan baik maka pilihan cara mengkonsumsi kulit manggis lebih beragam sejak dari wedang kulit manggis, jus kulit manggis, kopi kulit manggis, seduhan bubuk kulit manggis maupun kapsul kulit manggis.

Karena kulit manggis tahan panas, maka pengeringan kulit manggis bisa dilakukan dibawah sinar matahari, berbeda dengan daun sirsak yang tidak tahan panas sehingga pengeringannya cukup diangin-anginkan saja. Meskipun kulit manggis lebih tahan panas dibanding daun sirsak tetapi disarankan suhu pengeringan kulit manggis maksimal 60 derajad Celcius agar enzim dalam kulit manggis tidak rusak. Dan waktu perebusan yang paling optimal untuk mengekstrak bahan aktif dalam kulit manggis adalah 30 menit.

Seperti juga daun sirsak, kulit manggispun menurut beberapa herbalis sebaiknya dikonsumsi bersama dengan herbal pendukung lainnya seperti kunyit, jahe, jintan, pala, asam, bunga cengkih, bunga rosella, buah pala, kencur dan sebagainya.

Nach, banyak pilihan mengkonsumsi kulit manggis, semua diserahkan pada Anda yang akan mengkonsumsinya. Silahkan pilih yang sesuai dengan  kondisi Anda. The choice is yours.

Halaman ini ditemukan juga dengan kata kunci :

  • cara mengolah kulit manggis
  • khasiat kulit manggis dan cara mengolahnya
  • manfaat kulit manggis kering
  • cara mengolah kulit manggis dan daun sirsak
  • cara mengolah kulit manggis kering
  • manfaat kulit manggis dan cara pengolahannya
  • cara membuat jus kulit manggis dan daun sirsak
  • manfaat rebusan kulit manggis
  • khasiat kulit manggis kering
  • cara pengolahan kulit manggis
Share